8/12/18

Pasir Kunci Wisatanya Orang Ujung Berung

Setiap saya pulang kampung ke Tangerang. Selalu saja ada yang bertanya kepada saya, "Ria, Bandungnya dimana?" Terus saya jawab "Ujung Berung". Eh, mereka malah tertawa, mereka dulu beranggapan ujung berung itu istilah kata dari "jauh banget" dan ternyata memang daerah Ujung Berung memang nyata dan ada. Hahaha bukan mereka saja sih beranggapan begitu, saya juga dulu berpikir hal yang sama sebelum kenal dengan mantan pacar eh suami.



Saya sudah tinggal lama di Ujung Berung, sudah 6 tahun tinggal disini. Eh, tapi jarang main ke tempat wisatanya hehehe rata-rata di gunung tempatnya jadi agak males naik-naik gunung. Dulu sih sempat main ke MJP dan makan di Cafe Lamping Manglayang. Selebihnya saya dan suami lebih sering main ke kota alias taman gratisan di kota.

Minggu lalu saya dan ibu-ibu kelas melati, kelasnya Babang Iyas di sekolah mengadakan arisan. Dan acara arisannya di Pasir Kunci. Sebenarnya saya sudah tahu Pasir Kunci ini dari setahun yang lalu, tapi belum pernah sekalipun main kesana. Dan kemarin itu ya pertama kalinya saya kesana. Sebenarnya Pasir Kunci ini nama dari desa disana, dan tempat yang terkenalnya Saung Balong tapi kemarin saya tidak kesana, saya ke tempat yang disebelahnya Saung Balong. Kayaknya ini dijadikan tempat parkir.

Jalan Menuju Pasir Kunci
Jalanan menuju Pasir Kunci ini menanjak tapi tidak terlalu sih, ya masih kuatlah untuk motor yang sudah lemah tenaganya. Namun jalanan pas mau masuk ke Pasir Kunci agak sepi, tidak seperti pas dijalanan utamanya yang masih cukup ramai dan padat penduduk.

Free HTM dan Lahan Parkir
Masuk ke Pasir Kunci Free, bayar parkir saja buat Pak Satpam yang jagain. Eh, tapi kemarin sih saya enggak bayar parkir tapi sama Ibu-Ibu Pak Satpamnya kami kasih nasi kotak dan snack. Halaman parkirnya luas, cukuplah untuk beberapa mobil, motor dan bis juga.

Suasana Dalam Taman Pasir Kunci
Di Pasir Kunci sebenarnya enggak ada apa-apa sih, maksudnya enggak ada arena-arena bermain. Hanya lapangan yang luas dan ada beberapa patung, ada patung orang dan patung jepol tangan yang bersar. Jadi disini cocoknya ya buat duduk-duduk dan fefotoan saja. Lalu saya arisan dimana? Di lapangan? Enggak donk ikan asin kali dijemur dilapangan hehehe, disana ada pendopo dengan ukuran yang luas dan kami duduk disana. Anak-anak bisa bermain di area pendopo ini karena adem dan luas. Selain enak buat kumpul-kumpul, disana juga disediakan banyak colokan listrik jadi kalau lagi foto-foto baterai habis, bisa charge dulu deh.



No Tempat Makan
Sayangnya disana enggak ada tempat makan, saya dan ibu-ibu membawa nasi kotak untuk botramnya. Jadi kalian kalau mau main ke Pasir Kunci bisa membawa makanan dari rumah, asal jangan lupa sampahnya dibuang pada tempatnya yaa. Tapi kalau kalian malas membawa makanan, kalian bisa keluar dari Pasir Kunci dan mundur sedikit ada tempat makan Saung Balong disana. Tempat makannya nyaman tempatnya, di saung-saung gitu instagramable banget juga. Saya pernah lihat teman yang makan disana, tapi saya sendiri belum pernah ke tempat makannya.

Alhamdulillah di Pasir Kunci ini membawa rezeki untuk saya, karena nama saya yang keluar salah satu pemenang arisan ibu-ibu rempong bulan ini. Karena kesenangan dapat arisan, saya sampai lupa foto-foto setiap spot di Pasir Kunci. Jadi foto yang saya tampilkan seadanya saja yang saya dapatkan dari WAG.

Lagi main ke Bandung Timur? Mampir juga yuk ke Pasir Kunci, menikmati suasana pegunungan.




CatatanRia.com

3 comments:

  1. Bisa dijadikan jujukan kalau ke Bandung :) Dilihat dari foto, tempatnya bersih ya ...

    ReplyDelete
  2. ihiiiyy, yang dapat arisan. bisa jajan doong Mbak, hihihh :p

    ReplyDelete
  3. Nama daerah yang suka dipakai buat menunjukkan tempat yg jauh banget ini ternyata punya tempat wisata yang asyik ya..

    ReplyDelete

Maaf ya sekarang kotak komentarnya aku moderasi
Gak ada maksud apa-apa koq ^^
Cuma waspada aja dengan Spam :D
Silahkan komen anything ^_____^V