1/6/26

Pengobatan TB Anak Menggunakan BPJS

TB atau tuberculosis pada anak sebuah penyakit yang tidak bisa dianggap sepele, ini termasuk silent disease jika tidak segera di obati maka akan berakibat buruk pada kesehatan dan tumbuh kembang anak. Anak yang terkena TB bisa mengalami stunting, bahkan kemungkinan terburuknya bisa menyebabkan kematian.  

gambar dari AI


Jika sudah tau ciri-ciri TB pada anak, maka segera cek apakah anak kita termasuk dalam ciri-cirinya. Jika termasuk maka bisa segera bawa anak kita ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan lebih lanjut. Untuk yang memiliki BPJS bisa kamu gunakan untuk pengobatan TB anak, lumayan bisa mengurangi pengeluaran karena kalau pengobatan lewar umum lumayan juga untuk biayanya. Memang kalau memakai BPJS alurnya agak panjang dan sedikit ribet eh tapi menurut saya tidak ribet juga sih.


Pengobatan TB Anak pakai BPJS

gambar dari AI


Pertama, bawa anak ke faskes 1 untuk pemeriksaan, jelaskan semua gejala yang terjadi pada anak kita. JIka menurut dokter faskes 1 mengarah ke TB akan langsung di rujuk ke dokter anak di rumah sakit. Saran saya jika di rumah, saudara atau tetangga sekitar ada yang sakit TB sebaiknya bilang juga ke dokter, sehingga dokter bisa langsung rujuk ke dokter anak. Untuk biayanya Rp. 0 ya, hanya bayar parkir saja 2000 Rupiah.


Kedua, di rumah sakit anak kita akan di periksa oleh dokter spesialis anak. Hampir sama pemeriksaannya dengan faskes 1 namun karena ini dokter spesialis anak maka akan lebih mengerti apa yang dialami anak. Anak akan di minta cek darah kalau misalnya ada demam yang lebih dari 1-2 minggu. Kalau anak saya waktu itu tidak periksa darah, langsung di suruh untuk test mantoux dan dirujuk ke rumah sakit yang lebih dekat dengan rumah saya. Ini saya yang minta untuk periksa lanjutan di rumah sakit yang lebih dekat dengan rumah. 


Dan untuk test mantoux tidak di cover BPJS karena anak saya di test mantoux di luar faskes. Saya domisili Bandung, test mantoux saya lakukan di Puskesmas Padasuka. Untuk biaya test mantoux k arena ini masih 2023 jadi bayar uang masuk puskesmas masih 3000 Rupiah, lalu untuk biaya test mantaouxnya 11 ribu. Kemungkinan tahun ini sudah berubah ya, biaya pendaftaran puskesmas 15 ribu sekarang, dan biaya testnya juga mungkin sudah naik tapi kurang tau jadi berapa tapi yang jelas biayanya lebih murah daripada test di rumah sakit. Waktu test hasilnya tidak langsung keluar, nunggu 3 atau 4 hari balik lagi ke puskesmas. Nanti akan di cek oleh dokter apakah hasil test mantouxnya positif atau negative. Positif akan terlihat bentol merah, dan jika negatif tidak terlihat apa-apa pada permukaan kulit.


Ketiga, setelah mendapatkan hasil test mantoux maka besoknya segera ke dokter spesialis anak di rumah sakit yang dituju. Ketika dokter melihat hasilnya positif maka anak kita akan disuruh rontgen, kata dokter sih  rontgen ini bukan sebagai tanda anak sakut TB atau tidak tapi sebagai syarat administrasi, untuk rontgen biaya di cover BPJS. Dari hasil test mantoux maka anak sudah bisa langsung mulai pengobatan, pengobatan bisa dilakukan di rumah sakit tempat kita periksa atau bisa minta ke puskesmas yang dekat dengan rumah. Kalau saran saya lebih baik ke rumah sakit, walau jauh dari rumah tapi bisa di periksa langsung sama dokter spesialis anak. 

ini hasil test mantoux anak saya


Keempat, setelah melewati pemeriksaan maka kita tinggal menjalai pengobatan selama 6 bulan. Pertama biasanya akan di beri obat selama 2 minggu, setelah itu akan diberikan sebulan sekali. Biaya obat-obatan TB ini juga di cover BPJS semua ya. Jangan kaget sama jumlah obat yang banyak, dan ingat harus sampai tuntas minumnya. Selanjutnya, ya saya akan tuliskan pengalaman minum obat TB anak.


Untuk periksa ke rumah sakit, sebaiknya cari tau dulu bagaimana cara pendaftaran di sana karena kebanyakan rumah sakit sudah secara online pendaftarannya lewat aplikasi mobile JKN atau ada juga via web rumah sakit bersangkutan. Kalau sudah tau caranya  jadi memudahkan kita saat akan membawa anak kita pengobatan.


Penutup

Penyakit TB anak memang termasuk penyakit berbahaya pada anak tapi bisa disembuhkan jika mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan takut tidak ada biaya, ingat kesehatan anak itu nomer satu. Solusinya kamu bisa manfaatkan BPJS yang kamu miliki, jika BPJS kamu tidak aktf atau tidak punya BPJS kamu bisa minta UHC BPJS  ke puskesmas faskes 1, bilang saja ke puskesmas kalau kondisinya anak harus berobat namun tidak ada biayanya. Untuk syaratnya kamu bisa langsung tanyakan puskesmas di daerah kamu.



Catatanria.com

11/2/25

Mengenal Tanda Awal TB pada Anak

Memiliki anak yang sehat dan ceria, tentu menjadi impia setiap orang tua. Para orang tua selalu mengupayakan segala yang terbaik untuk anak-anak, agar anak dapat tumbuh sehat dan bahagia. Begitupun dengan saya sebagai orang tua, selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada empat anak saya terutama untuk anak bungsu, karena anak bungsu saya terlahir dengan berat badan rendah. Sehingga saya sangat memperhatikan sekali asupan gizi yang masuk untuk dia, tugas saya adalah membuat anak saya bisa mengejar ketinggalan berat badannya dari anak seusianya.

9/20/25

Kembali Menyapa Blog Setelah Lama Libur Menulis

Halo gaes, sudah lama sekali saya vakum menulis di blog ini. Postingan terakhir di bulan Mei, yang artinya sudah 4 bulanan libur menulis, lebih juga karena ada 4 bulan sebelumnya juga saya vacum.. Alasan saya vakum waktu itu adalah saya sedang fokus menjalankan bisnis saya, yaitu saya baru merintis berjualan risol. Selain itu kesibukan saya juga mengurus 4 anak yang aktif luar biasa, apalagi di awal tahun ajaran baru tahun ini saya sudah memiliki 3 anak yang sekolah berarti waktu saya untuk antar jemput dan mengajar anak-anak pun bertambah. Begitulah alasan saya vakum lama menulis blog.

5/14/25

Penyebab Mata Kering yang Harus Dihindari

Menurut kalian Ibu Rumah Tangga itu pekerjaan atau bukan? Kalau menurut saya sih yes itu sebuah pekerjaan, karena menjadi ibu rumah tangga bukan ibu-ibu yang hanya diam saja di rumah rabahan dan scroll sosial media dari pagi sampai malam. Sampai kadang suka di nyinyirin orang sebagai pengangguran dan beban suami saja. Tanpa disadari ibu rumah tangga bisa menjadi wanita hebat bisa menjadi pengasuh anak dan orang tua, juru masak, guru akademis dan non akademis anak-anaknya, tukang cuci setrika baju, ojek antar jemput anak sekolah, sebagai penghibur keluarganya dan masih banyak pekerjaan rumah tangga lainnya. Bahkan 24 jam sehari saja tidak cukup untuk mengerjakan semua pekerjaannya.

5/13/25

Lebih dari Sekadar Logistik: KiriminAja Jadi Partner Bertumbuh dalam Perjalanan Bisnisku!



Awalnya, aku nggak pernah menyangka bakal terjun ke dunia jualan online. Berawal dari iseng jualin barang-barang handmade ke teman-teman dekat, ternyata responnya cukup positif. Dari situ, perlahan aku mulai serius. Tapi tentu aja, memulai bisnis dari nol bukan hal yang gampang, apalagi sambil tetap menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga. Setiap hari rasanya balapan antara urusan rumah, anak-anak, dan orderan yang mulai datang.