6/29/22

Mencegah BBLR dengan Asupan Nutrisi yang Tepat Saat Hamil

Halo Moms, gak berasa ya kita sekarang sudah memasuki tengah tahun saja. Sebentar lagi anak bungsu saya akan berusia satu tahun, jadi ingat tahun lalu dia lahir dengan kondisi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Sedih kalau diingat, bahkan saat itu yang nengok juga gak ada yang berani gendong karena dia yang terlalu kecil jadi takut kenapa-kenapa.




Anak bungsu saya ini lahir dengan berat 2,2 kg saja, dari awal kehamilan padahal berat badan janin tumbuh normal sampai pada usia 8 bulan berat badan janin mulai dibawah normal dan sulit untuk dinaikkan. Segala upaya sudah saya lakukan minum suplemen dan makan makanan yang berprotein tinggi dengan harapan janin bisa naik normal, sayang usaha saya tidak membuahkan hasil selama sebulan hanya berhasil naik 100 gram saja.


Jadi anak saya lahir BBLR bukan karena saya kurang konsumsi makanan yang sehat, namun karena kondisi plasenta saya yang kurang bagus, sempat plasenta previa namun bisa bergeser tapi plasenta mengalami pelengketan yang dalam pada dinding rahim dan ada pengapuran plasenta. Itulah yang menyebabkan anak saya kurang mendapatkan asupan nutrisi karena kondisi plasenta yang tidak bagus. Bahkan anak saya lahir diluar prediksi, tadinya akan rencana SC saat kandungan diatas usia 37 minggu. Eh ternyata belum juga nentuin jadwal operasi, ketuban saya sudah pecah kalau kata dokter sih ini karena kondisi rahim saya yang sudah gak bagus sehingga bayi memecahkan ketuban untuk keluar. MasyaAllah sedih kalau inget perjuangan si bungsu selama di rahim.


Penyebab Bayi Lahir BBLR

Bayi yang terlahir dengan berat rendah atau biasa kita menyebutnya BBLR ini selain seperti saya kondisi plasenta yang tidak bagus, bisa juga disebabkan karena ibu hamil kurang mengkonsumsi makanan yang bernutrisi. 


Bayi dikatakan BBLR jika berat lahirnya kurang dari 2,5 kg, seperti anak saya yang hanya lahir 2,2 kg. Untuk di Indonesia sendiri bayi lahir dengan BBLR cukup banyak, Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2020 yang dirilis oleh Badan Pusat  Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah menjelaskan bahwa terdapat 17,59 % kasus bayi lahir BBLR di Kota Solo. Kasus BBLR di Kota Solo ini termasuk yang tertinggi di bandingkan dengan Kota di Provinsi Jawa Tengah lainnya.


Untuk penyebab dari bayi lahir BBLR adalah sebagai berikut :

  1. Kurangnya asupan mikronutrien seperti termasuk zat besi, asam folat, kalsium, vitamin B12, dan zink, termasuk minyak ikan selama masa kehamilan.
  2. Bayi terlahir dari Ibu yang memiliki berat badan kurang selama masa kehamilan
  3. Usia ibu hamil yang terlalu muda dibawah 17 tahun atau terlalu tua diatas 35 tahun
  4. Jarak kehamilan yang terlalu dekat dengan kehamilan sebelumnya, sehingga plasenta ibu belum memiliki nutrisi yang cukup untuk janin.
  5. Kehamilan kembar juga beresiko bayi terlahir BBLR.
  6. Ibu Hamil yang stress juga bisa mempengaruhi kesehatan janin.
  7. Paparan asap rokok dapat menyebabkan racun masuk ke aliran darah ibu hamil dan dapat merusak plasenta, sedangkan plasenta ini adalah sumber makanan bagi janin.

Solusi Mencegah Bayi terlahir BBLR

Untuk Ibu Hamil atau Ibu yang sedang program hamil tidak perlu khawatir dengan bayi lahir BBLR ini, asal kita sudah mengetahui penyebabnya maka kita bisa cari solusi untuk mencegahnya. 1000 hari pertama kehidupan (HPK) manusia ini penting untuk diperhatikan karena menentukan kualitas hidup manusia di kemudian hari, maka sejak awal janin tumbuh di rahim ibu sudah harus lebih memperhatikan nutrisi yang masuk ke tubuh.


Yang dibutuhkan ibu hamil selama kehamilan adalah makronutrien seperti protein, lemak atau karbohidrat. Selain itu ibu hamil juga membutuhkan mikronutrien asam folat, zat besi, yodium, kalsium, dan juga minyak ikan yang merupakan sumber DHA.


DHA memiliki manfaat yang bagus untuk ibu hamil karena mampu mendukung perkembangan mata janin dan otak janin sehingga dapat merangsang kecerdasan sampai setelah lahir. Selain itu DHA juga bisa mencegah bayi lahir prematur, menurunkan resiko bayi lahir BBLR, dan baik untuk perkembangan anak jangka panjang.


Pentingnya DHA untuk Ibu Hamil dan Menyusui


DHA ini tidak hanya penting untuk ibu hamil tetapi juga penting untuk ibu menyusui, karena dengan mengkonsumsi makanan mengandung DHA maka ASI yang dihasilkan bisa lebih berkualitas dan bermanfaat baik untuk bayi.


Moms bisa mengkonsumsi ikan-ikanan selama masa kehamilan dan menyusui, karena ikan ini merupakan salah satu sumber DHA. Sesuai dengan rekomendasi dari Food and Drug Administration (FDA) maka ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi ikan sebanyak 225 - 350 gr per minggu atau 300 mg DHA setiap harinya. Namun sayang kenyataanya masih banyak ibu hamil yang kurang konsumsi ikan, menurut hasil survey terakhir, sebanyak 21% ibu hamil tidak mengkonsumsi ikan selama masa kehamilan dan ada 75% yang konsumsi ikan kurang dari 115 gr selama seminggu.


Apakah makanan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan DHA? Tentu tidak, karena biasanya makanan yang mengandung DHA harus melewati proses memasak terlebih dahulu, dan kita tidak tahu apakah cara memasak kita sudah sesuai atau belum. Proses memasak yang tidak sesuai maka dapat merusak kandungan nutrisi di dalamnya, sedangkan ibu hamil dan menyusui membutuhkan nutrisi seperti DHA yang banyak. Sehingga sebaiknya ibu hamil dan menyusui mengkonsumsi juga suplemen untuk memenuhi nutrisinya.


Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold

Saya setelah anak bungsu saya lahir langsung minum Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold rekomendasi dari temen saya, soalnya saya harus berjuang menaikkan BB Zil yang BBLR. Saat itu saya bertekad hanya akan memberi ASI saja makanya saya minum suplemen tambahan, dengan harapan ASI saya bisa lebih berkualitas dan bisa memenuhi nutrisi untuk Zil. Awalnya menyusui bayi BBLR itu gak mudah Zil tidurnya pulas sekali dan sulit dibangunkan, tapi tetap saya bangunkan setiap 2 jam sekali untuk menyusu perjuangan sekali membangunkannya. Tidak hanya itu halang rintangnya, Zil pun diawal menyusui mengalami kesulitan dalam pelekatan jadi saya harus sabar mengajarinya sampai akhirnya setelah seminggu lebih dia bisa melekat dengan baik walau kadang masih sering lepas. 




2 minggu saya kontrol BB Zil belum ada perubahan, sedih banget saat itu. Lalu saya terus lebih keras kepala lagi dalam menyusui dan lebih rajin minum Blackmores, Alhamdulillah di usianya sebulan Zil bisa naik sesuai KBM dan bulan-bulan berikutnya bisa terus naik dan Alhamdulillah juga di usianya yang 10 bulan sudah bisa mengejar BB sama dengan teman-temannya. Jika mengingat kebelakang saat Zil masih berat 2,2 saya sering khawatir, bisa hampir setiap menit cek nafasnya dan selalu memastikan dia gak kedinginan karena bayi BBLR harus selalu keadaan hangat. Sungguh perjuangan merawat bayi BBLR dan ini jadi pembelajaran kalau sejak hamil memang harus lebih fokus ke asupan nutrisi.





Sungguh terbantu saat menASIhi dengan Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold ini.  Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold ini diperuntukan ibu hamil dan ibu menyusui  karena dapat memenuhi nutrisinya. 


Kenapa pilih Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold? 
  • Diperkaya Asam Folat dan 17 nutrisi essensial untuk perkembangan janin dan bayi
  • Tinggi DHA bagus untuk perkembangan otak janis
  • Mengandung tinggi kalsium yang bagus untuk kesehatan tulang ibu dan pertumbuhan gigi janin
  • Mengandung zat besi yang tidak menyebabkan konstipasi
  • Membantu menjaga kualitas ASI selama menyusui
  • Sudah bersertifikat Halal
  • Kemasannya dari botol kaca untuk menjaga kualitas dan juga ramah lingkungan.

Cara minum Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold ini 2x sehari, biasa saya minum di pagi dan malam hari setelah makan. Selama minum ini saya tidak pernah mengalami efek samping yang negatif.

Komposisi Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold :

Asam folat/folic acid 200 µg
Kalium iodida/potassium iodide 98 µg (yodium 75 µg)
Fish oil - natural 500 mg mengandung 165 mg Omega-3 marin trigliserida
Docosahexaenoic acid (DHA) 125 mg  
Eicosapentaenoic acid (EPA) 25 mg
Fe (II) fumarate/ferrous fumarate (besi 5 mg) 15.7 mg
Niasin/nicotinamide 7.5 mg,
Ascorbic Acid (Vitamin C) 30 mg,
Calsium Carbonate (kalsium 120 mg) 300 mg
Zinc sulfate monohydrate (zinc 7.5 mg) 20.8 mg
Magnesium oxide heavy (magnesium 30 mg) 49.8 mg
Thiamine nitrate (Vitamin B1 405 µg) 500 µg
Riboflavin (Vitamin B2) 750 µg
Pyridoxine HCl (Vitamin B6 750 µg)  911 µg
Cyanocobalamin (Vitamin B12), 1.5 µg
d-alpha-tocopherol (natural Vitamin E 5.21 IU) 3.5 µg
Dunaliela salina cell ext. soft concentrate 72 mg




Di usia Zil 10 bulan saya masih terus mengkonsumsi Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold dan Alhamdulillah produksi ASI saya belum menurun sampai sekarang masih suka rembes. Sengefek ini Blackmores di saya, BB Zil pun setiap bulan naik normal walau sempat turun karena sakit tapi bisa kembali mengejar BBnya.


Blackmores Peduli Nutrisi Bunda

Tak hanya membantu memenuhi nutrisi ibu hamil dan menyusui, Blackmores juga mengadakan program positif mendukung nutrisi ibu hamil dengan menggandeng FoodCycle Indonesia dan Yayasan Gita Pertiwi berkolaborasi menghadirkan Program Blackmores Peduli Nutrisi Bunda. Program ini ditujukan untuk mendukung ibu hamil khususnya di Kota Solo dalam memenuhi nutrisi ibu dan anak. Bentuk dukungan Blackmores ini adalah dengan memberikan Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold sebanyak 12000 botol kepada 2000 ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu di Kota Solo. MasyaAllah Blackmore Always Does More program seperti ini tuh sangat bermanfaat bagi mereka yang kurang mampu, sehingga asupan nutrisi selama hamil dan menyusui tetap terpenuhi.




Tiffany Pratiwi Suwandi selaku Senior Brand Manager Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold, “Blackmores senantiasa melakukan lebih bagi konsumen, salah satunya dengan berkomitmen memberikan yang terbaik bagi Ibu dan Si Kecil, karena kami percaya percaya tumbuh kembang si kecil berawal dari Bunda yang sehat. Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold, salah satu produk unggulan dari Blackmores, memiliki kandungan nutrisi esensial yang dibutuhkan untuk bantu penuhi kebutuhan mikronutrien Ibu dan Si Kecil di masa kehamilan dan menyusui. Beberapa di antaranya seperti asam folat, minyak ikan, zat besi, kalsium, serta vitamin & mineral lainnya. Minyak ikan yang terkandung di dalam suplemen ini juga merupakan sumber DHA yang sangat baik untuk perkembangan otak & kognitif Si Kecil mulai dari hamil hingga menyusui”.


Dr. Boy Abidin, Sp.OG selaku Dokter Spesialis Kandungan, “Di masa kehamilan dibutuhkan asupan mikronutrien yang lengkap untuk mendukung perkembangan janin dan kesehatan Ibu di masa kehamilan. DHA merupakan salah satu mikronutrien yang penting karena defisiensi DHA selama kehamilan dapat menimbulkan beberapa resiko. Biasanya sering dihubungkan dengan kelahiran prematur, resiko preeklampsia, dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Sayangnya, masih banyak ibu hamil yang belum teredukasi untuk memenuhi asupan nutrisi mikronutriennya termasuk DHA. Padahal salah satu cara mudah untuk mendapatkan asupan DHA bisa melalui minyak ikan sebagai sumber utamanya.”


Selain BBLR yang perlu kita perhatikan adalah stunting yang mengancam buah hati kita. Menurut Selvi Ananda Gibran, Ketua TP PKK Kota Surakarta, disana masih ada 800 kasus stunting dan target pemerintah setempat bisa menurunkan setidaknya 3% setiap tahunnya. Semoga saja kita harapkan program positif dari Blackmores ini bisa menekan turun kasus BBLR dan Stunting di Kota Solo dan Kota di Indonesia lainnya dan juga bisa terus memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan menyusui.


Semangat menASIhi selalu ya Mom, teruslah menyusui dengan hati gembira dan penuhi nutrisi agar ASI bisa lebih berkualitas karena tumbuh kembang si kecil berawal dari Bunda yang sehat. Untuk info tentang Blackmores lainnya kamu bisa follow IG Blackmores di @blackmoresid.





CatatanRia.com

6/10/22

Pentingnya Melakukan Financial Check Up Sebelum Investasi

Banyak orang menyadari pentingnya melakukan medical check up. Namun tahukah kamu, bukan hanya kesehatan yang memerlukan medical chck up, kondisi keuangan pun termasuk hal yang penting sehingga tetap harus diperhatikan dan harus dicek secara perlahan.

6/9/22

FWD Critical First Protection Solusi Menghadapi Penyakit Kritis

Jika ditanya "Apa kamu mau sehat?" tentu semua akan menjawab "Mau" setuju kan, iya lah siapa sih yang mau sakit semua pasti ingin sehat agar selalu bisa beraktivitas. Di jaman sekarang harus lebih berhati-hati karena gaya hidup sudah mulai tak sehat, makan makanan yang tidak sehat, semakin kurangnya minat olahraga. 


Kalau saya baca berita ternyata semakin banyak orang yang mengalami penyakit kritis. Rasanya takut sekali penyakit kritis ini menyerang orang-orang terdekat ataupun diri sendiri. Karena penyakit kritis ini selain berbahaya bagi penderitanya, juga memakan biaya yang tidak sedikit tentunya untuk pengobatan. Iya kalau memiliki dana lebih bagaimana dengan masyarakat menengah ke bawah dana menjadi kendala yang besar.


FWD Critical First Protection

Namun untuk kamu penderita penyakit kritis atau jika ada orang terdekat kamu mengalami penyakit kritis tidak perlu khawatir lagi untuk masalah dana pengobatan, karena sekarang FWD Insurance sebagai perusahaan asuransi jiwa berbasis digital terkemuka di Indonesia telah meluncurkan FWD Critical First Protection.




FWD Critical First Protection merupakan prodik asuransi penyakit kritis menawarkan perlindungan yang mudah dan optimal untuk berbagai kondisi kritis secara menyeluruh, tanpa adanya batasan jumlah maupun jenis penyakit kritis. Selain memberikan perlindungan yang mudah dipahami dan diklaim, produk ini juga kesempatan untuk pengembalian premi di akhir masa asuransi.


Keunggulan FWD Critical First Protection

Setiap orang pasti memiliki gaya hidup masing-masing sesuai dengan kebiasaan yang dilakukan setiap harinya dan berdasarkan passion yang mereka jalani. Untuk mendapatkan gaya hidup yang berkualitas, modal utamanya adalah kita memiliki tubuh yang sehat. Namun berbagai tuntutan hidup dan beban yang dijalani menjadi tantangan yang berat untuk bisa tetap menjaga kondisi tubuh tetap sehat. Maka dari itu kita harus mempersiapkan proteksi yang dapat membantu saat terjadi resiko seperti terkena penyakit kritis. 




FWD Insurance menyakini bahwa asuransi dapat menjadi sumber kekuatan untuk kita terus bebaskan langkah, dan hadir dengan memberikan solusi proteksi yang mudah dan terjangkau salah satunya melalui produk FWD Critical First Protection. Produk ini dapat memberikan rasa tenang dalam menjaga hidup yang kita jalani tetap berkualitas sekalipun harus mengalami kondisi kritis.


Direktur, Chief of Operations, Product Proposition & Syariah Ade Bungsu mengatakan, “Kami ingin memperkenalkan produk asuransi murni generasi baru yang memberikan perlindungan secara total tanpa dibatasi jumlah maupun jenis penyakit kritis, baik penyakit yang sering terjadi seperti kanker, stroke, dan serangan jantung atau yang langka/belum diketahui. Melalui FWD Critical First Protection, kami hadirkan solusi proteksi yang tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga mudah diklaim dan mencakup berbagai kondisi kritis baik yang disebabkan oleh penyakit maupun kecelakaan. Produk ini juga bisa dimiliki siapapun dengan premi yang sangat terjangkau mulai dari Rp 300ribuan.” 


Berikut ini adalah 4 keunggulan dari FWD Critical First Protection :
  1. Memberikan manfaat sejak penyakit kritis stadium awal dan dapat di klaim hingga 200% dari uang pertanggungan, termasuk jika terjadi resiko meninggal dunia.
  2. Membayarkan klaim sesuai kondisi kritis akibat dari penyakit yang dialami ataupun kecelakaan, tidak berdasarkan jenis penyakitnya.
  3. Membebaskan pembayaran premi setelah dibayarkan sebesar 50% dari uang pertanggungan di berikan.
  4. Kesempatan mendapatkan pengembalian premi 100% di akhir masa asuransi (jika tidak pernah terjadi klaim).

Untuk mendapatkan produk FWD Critical First Protection ini tersedia dan dipasarkan melalui distribusi keagenan dengan layanan asuransi yang mengedepankan inovasi digital dengan akses dan prses pengajuan yang mudah. Hal ini sesuai dengan visi FWD Insurance untuk mengubah pandangan masyarakat tentang asuransi, yaitu menjadi mudah, relevan dan transparan. Selain produk FWD Critical First Protection, kamu juga bisa dapatkan produk asuransi lainnya seperti asuransi kesehatan dan asuransi jiwa di FWD Insurance.




CatatanRia.com

6/8/22

Cara Ampuh Mengatasi Pilek Pada Anak Tanpa Obat

Halo semua, semoga kawan semua sedang dalam keadaan sehat ya. Bandung lagi dingin hampir setiap sore turun hujan, dan makin banyak yang kena flu dan selesema disini. Termasuk anak-anak saya nih jadi kena selesema, untungnya saya diberi kesehatan sehingga bisa merawat anak-anak.