6/14/18

Aman Bertransaksi! Ini Tips Menghindari Kebobolan Kartu Kredit

Zaman sekarang kebanyakan orang memiliki kartu kredit, bahkan ada beberapa orang yang memiliki lebih dari satu kartu kredit. Kartu kredit biasanya digunakan oleh orang yang menengah keatas, yang pendapatan per bulannya pun cukup besar.


Menurut teman saya yang pengguna kartu kredit, kartu kredit itu perlu untuk dimiliki. Dia jarang memakainya untuk berbelanja, namun lebih sering memakainya untuk keadaan mendesak. Seperti pernah satu malam, Ayahnya akan operasi karena kondisi sudah malam dan darurat maka administrasi pun diselesaikan dengan kartu kredit. Alhamdulillah Ayahnya sehat sekarang.

Kartu kredit memang ditujukan untuk memudahkan transaksi pengguna. Selain itu juga keamanan, dimana pengguna tak perlu lagi membawa uang tunai yang lebih rawan dengan tindakan kejahatan. Namun hal ini tidak berarti transaksi dengan kartu kredit sepenuhnya aman. Malah sebaliknya ada banyak kejadian tentang kartu kredit yang dibobol oleh orang tak bertanggung jawab.

Modus dan juga bentuk kejahatan kartu kredit yang paling sering terjadi ini seperti misalnya phising, skimming, hingga software atau link palsu. Semua tindakan kejahatan tersebut akan mencuri data-data kartu kredit kemudian menggunakanya dengan tidak semestinya. Merugikan sekali bukan?

Untuk itu, di bawah ini merupakan beberapa tips mengamankan kartu kredit dari pembobolan.

1. Beri tanda tangan pada kartu
Di bagian belakang kartu kredit, ada kotak putih yang diajurkan diberi tanda tangan. Guna tanda tangan ini bukan hanya sebagai penanda kartu kredit yang Kamu miliki. Namun juga ketika kartu kredit berpindah tangan, merchant bisa menyamakan tanda tangan yang ada dengan pada kartu.

2. Transaksi dengan pin dan tanda tangan

Pada saat melakukan transaksi online, jangan hanya berpacu pada verifikasi melalui pin atau tanda tangan saja. Sebaliknya gunakan keduanya sehingga bila kartu dibobol, transaksi tak akan bisa berjalan hanya dengan satu cara verifikasi. Meskipun terdengar lebih repot, namun hal ini menjamin keamanan dari kartu kredit Kamu.

3. Pastikan hanya satu kali gesek
Di beberapa merchant, kartu Kamu akan digesek pada saat penggunaan. Untuk ini Kamu harus memastikan kasir hanya satu kali gesek. Pasalnya di beberapa alat skimming seperti di mesin EDC, penggesekan kali kedua inilah ketika mereka membaca data diri di dalam kartu.

Jadi bila Kamu melihat kasir menggesek kartu kredit untuk kedua kali tanpa alasan jelas, langsung batalkan transaksi dan membayar tunai atau dengan debit saja.

4. Aktifkan laporan transaksi real time
Di beberapa bank akan ada fitur untuk memberikan laporan transaksi secara real time. Laporantransaksi ini bisa dikirimkan melalui SMS atau bahkan email. Jadi setiap kali ada transaksi dengan kartu kredit, Kamu akan mendapatkan laporan saat itu juga.

Cara ini sangat penting karena dengan begini Kamu akan langsung tau bila ada transaksi yang tidak seharusnya. Kamu langsung bisa meminta pembatalan transaksi kepada bank dan melaporkan hal tersebut.

5. Keamanan transaksi online
Selain keamanan pada saat transaksi offline, transaksi online juga harus dijamin keamanan. Sebaiknya Kamu tak memberikan data kartu kredit kepada siapapun baik itu yang mengaku dari pihak bank melalui email atau telepon. Selain itu pada saat belanja online juga pastikan keamanan situs yang Kamu gunakan. Begitu juga dengan tak mengklik sembarangan link.

Semoga tips mengamankan kartu kredit dari pembobolan diatas bisa berguna ya. Intinya sih kita harus selalu hati-hati agar kartu kredit kita bisa selalu aman.

No comments:

Post a Comment

Maaf ya sekarang kotak komentarnya aku moderasi
Gak ada maksud apa-apa koq ^^
Cuma waspada aja dengan Spam :D
Silahkan komen anything ^_____^V