6/25/16

Mengajarkan Anak Untuk Tidur di Kamar Sendiri

Sejak lahir iyas selalu tidur dengan saya, tidak pernah terpisahkan. Namun saat iyas menginjak usia 2 tahun semua berubah, iyas mulai belajar tidur dikamar terpisah dengan saya. Tegakah saya? Tidak juga menurut sata, karena ini salah satu strategi saya dalam menyapih iyas. Selain itu saya juga ingin mengajarkan iyas tentang kemandirian.

pic from google

Hari pertama iyas tidur dikamarnya sendiri rasanya berat sekali untuk saya tidur terpisah dengan si unyu-unyu. Jadinya saya ikut tidur dikamarnya iyas, masih enggak tega. Sekitar 2-3 harian saya tidur dikamar iyas kalau siang dan malam. Setelah itu saya hanya menemani iyas dikamar sampai dia tertidur pulas, setelah pulas saya kembali ke kamar saya. Beberapa jam sekali saya ngintip dari kaca, masih kwatir meninggalkan iyas tidur sendirian. Lama kelamaan saya tidak lagi menemani iyas saat tidur, tapi sampai sekarang saya masih suka mengintip iyas dikaca. Iyas kalau tidur muter-muter, sekarang saya lihat dia tidur dikasur beberapa jam kemudian atau beberapa menit kemudian dia sudah tergeletak diubin. 

Lalu apakah iyas tidak mencari saya saat dia terbangun? Sampai sekarang iyas kalau bangun tidur masih suka nangis mencari saya, kadang sih dia enggak nangis hanya memanggil saya tapi itu jarang sekali. Enggak apa deh kan semua butuh proses untuk belajar mandiri dan berani, semua enggak bisa berhasil secara instan. Sekarang sudah ada beberapa kemajuan sih, iyas sudah mulai jarang terbangun tengah malam jadi saya bisa tidur pulas. Biasanya dia bisa bangun 2-3 jam sekali, diayun terus tidur lagi.

Beberapa tips dari saya dalam mengajarkan anak tidur sendiri
  1. Anak bisa tidur dikamar sendiri sejak usia dibawah 2 tahun. Tapi kalau saya lebih memilih diusia 2 tahun saat dia sudah disapih.
  2. Jangan langsung melepas anak tidur sendirian, temani dulu beberapa malam. Jika dirasa kehadiran kita dikamar sudah tidak dibutuhkan lagi, baru kita bisa melepas dia tidur sendirian.
  3. Buat kamar seaman mungkin, jangan sampai ada benda yang bisa membahayakan anak. Kamar iyas cenderung kosong hanya ada kasur, kardus mainannya dan lemari bajunya saja.
  4. Decor kamar sesuai kesukaan si anak, tidak perlu yang wah asalkan si anak suka dan nyaman.
  5. Berikan sugesti positif misal bilang "Ade berani ya tidur dikamar sendiri."
  6. Usahakan letak kamar anak bersebelahan dengan kamar kita, pintu kamar anak atau pintu kamar kita kalau bisa terbuka sedikit. Jadi seandainya si anak memanggil kita akan mendengarnya.
  7. Usahakan dikamar anak tidak ada TV, gadget dan benda sejenis lainnya. Karena pengalaman saya, benda-benda ini bisa membuat saya lambat tidur.
Tidak perlu takut jika nantinya anak tidak lagi membutuhkan kita untuk menemaninya tidur, karena kita tetap bisa selalu dekat dengannya walau tidak lagi tidur sekamar. Lambat laun dia beranjak besar pasti dia juga akan meminta tidur dikamar sendiri, bahkan saat dia dewasa mungkin bukan lagi tidur dikamar terpisah tapi akan tinggal dirumah yang terpisah. Jadi tak ada salah jika memulai mengajarkan anak tidur dikamarnya sendiri. Namun jika anak belum siap untuk tidur terpisah, sebaiknya jangan dipaksakan dicoba lagi dilain hari. 



CatatanRia.com

10 comments:

  1. lagi anak pertamaku pisah akamr dnegan aku waktu berusia 4 athun karena aku hamil lagi , jadi aku pisahkan. Nah yang kedua ini, lebih lama lagi karena aku gak hamil lagi, jadi baru masuk sd pisah kamar itupun dipaksa2.

    ReplyDelete
  2. Yaampuunn Iyas, udh bobo sendiri?? Pintar ih Iyas. Gak takut, kereenn Iyas iihh :*

    ReplyDelete
  3. Wah. Anakku 4 tahun blm jg bobok sendiri. Memang nggak ada kamarnya sih. Hehe...

    ReplyDelete
  4. Iyas lg proses sapih yaaa.. Semangat.
    Hebat yaa udah bisa lepas dari bobo sama umii hihii.
    Aku Kapan yaa ngajarin anak bobo di kamar terpisah :D

    ReplyDelete
  5. Udah niat mau ngajarin anak tidur sendiri, tapi mau ndekor kamar dari kapan hari gak terlaksana juga, malah kamar anakku jadi tempat cucian baju yang udah kering, haha, PR jadi orang tua banyak banget ya? :D

    ReplyDelete
  6. iya asal jangan di takut2in aja sih .. pasti bisa kok anak tidur sendiri walaupun butuh proses :)

    ReplyDelete
  7. Wah kecoak ternyata mama yang hebat, kereeen

    ReplyDelete
  8. Allahmdulillah anak2 udah terbiasa tidur dikamarnya sendiri juga karena a sudah dibiasakan dr kecil, paling kalau weekend bis atidur rame2

    ReplyDelete
  9. Wah Ilmu Parenting , tipsnya sangat bermanfaat untuk mendidik anak
    NLP Training Surabaya

    ReplyDelete
  10. Ilmu parenting memang sangat perlu dipelajari . nice artikel tentang pnegalamanya

    Hipnoterapi Semarang

    ReplyDelete

Maaf ya sekarang kotak komentarnya aku moderasi
Gak ada maksud apa-apa koq ^^
Cuma waspada aja dengan Spam :D
Silahkan komen anything ^_____^V